Tampilkan postingan dengan label Penelitian Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian Bahasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Agustus 2016

Perbandingan Pemarkah Jamak di Beberapa Desa di Wilayah Kerinci, Provinsi Jambi (Tinjauan Morfosintaksis)

Oleh: Leni Sulastri, Zumalal Laeli, Mahdeliza, 
Natal P. Sitanggang
Abstrak

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah pemarkah jamak di empat desa di wilayah Kabupaten Kerinci, yakni  Desa Pondok, Desa Lolo Kecil, Desa Baru Lempur, dan Desa Tarutung, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan cara teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Pemilihan Bahasa oleh Penutur Bugis di Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat

Oleh: Yalta Jalinus
Abstrak

Penelitian pemilihan bahasa oleh penutur Bugis di Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat bertujuan untuk mendeskripsikan frekuensi penggunaan bahasa Bugis ketika berkomunikasi dengan penutur bahasa lain dan menjelaskan sikap penutur bahasa Bugis terhadap bahasa mereka.

Kamis, 04 Agustus 2016

Keberterimaan Bentuk Pengindonesiaan dan Ungkapan Asing di Kalangan Guru Kualatungkal, Tanjungjabung Barat

Oleh: Sarwono
Abstrak

Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang bentuk kata dan ungkapan yang paling sering digunakan guru  di Kualatungkal, Tanjungjabung Barat,  Jambi dan mendeskripsikan alasan guru  di Kualatungkal, Tanjungjabung Barat, Jambi memilih bentuk kata atau ungkapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kuantitatif.

Rabu, 03 Agustus 2016

Konsep Spasial dalam Budaya Masyarakat Melayu Jambi

Oleh: Natal P. Sitanggang
Abstrak

Tulisan ini membahas konsep spasial dalam masyarakat Melayu Jambi. Uraiannya menggambarkan kediakronisan konsep spasial Melayu Jambi dari bentuk yang primitif hingga yang kini dianggap modern. Data diperoleh dengan mengamati langsung kosakata spasial di dua daerah yang dianggap dapat mewakili ciri kediakronisan, yaitu (1) Kota Jambi sebagai daerah yang memiliki keurbanan yang lebih tinggi dan (2) Bukit Dua Belas sebagai daerah (hutan) yang dihuni oleh masyarakat Kubu yang masih relatif primitif.

Senin, 01 Agustus 2016

Sikap Bahasa Guru Sekolah Dasar, Pejabat, dan Masayarakat Terhadap Bahasa Indonesia di Kabupaten Tanjungjabung Barat

Oleh: Leni Sulastri
Abstrak

Sikap merupakan fenomena kejiwaan yang biasanya termanifestasi dalam bentuk tindakan atau perilaku, sedangkan bahasa merupakan sistem referensial karena pada hakikatnya dia menjadi sistem yang dimanfaatkan akal budi untuk menangkap, mengolah, membentuk, menafsirkan, menerjemahkan, mengungkapkan, dan membeberkan segala yang dapat diacu oleh manusia.